Berita

Publikasi Berita PPPPTK PKn dan IPS

Kabar dari Guru Profesional Indonesia di Negeri Kanguru (02)

The Shrine of Remembrance, Sebuah inspirasi semangat patriotisme dan nasionalisme bangsa Australia

Social Science Excursion menjadi agenda hari ketiga pelatihan di Monash University. Pada Rabu (6/3) kemarin, peserta mendapat kesempatan belajar di luar kelas. Salah satunya ke Museum Shrine Of Remembrance. Museum ini terletak di  kawasan Birdwood Ave, Melbourne, Victoria. Tidak jauh dari Flinders Street Railway Station. Berangkat ke museum kami menggunakan transportasi massal. Setelah naik Bus, berganti kereta api, dan berlanjut naik tram.

 

Shrine of Remembrance adalah salah satu landmark Melbourne yang paling penting dan bermakna. Land mark ini diabadikan untuk menghormati  jasa dan pengorbanan orang-orang Australia yang telah rela berkorban saat bertugas dalam pertempuran bersenjata dan operasi pemeliharaan perdamaian bagi pada Perang Dunia I maupun Perang Dunia II. Menurut Loraine, pemandu museum yang kita temui, Shrine of Remembrance didedikasikan pada tahun 1934 untuk memperingati para veteran Perang Dunia Pertama. Shrine of Remembrance adalah tempat untuk berbagi semangat kepahlawan dan melestarikan kisah-kisah penting tentang perang, perdamaian, layanan, dan pelajaran kehidupan yang bisa didapat.

Refleksi jiwa kepahlawanan memerlukan ruang dan tempat untuk menjadi pusatnya. Maka tempat tersebut akan berhasil menjalankan fungsinya jika menarik dan menyenangkan warga. Menjawab kebutuhan tersebut, pemerintah Australia membangun Shrine of Remembrance dengan sangat artistik dan rekreatif. Dari atas balkon pengunjung bisa menikmati pemandangan yang indah. Pengunjung bisa menjelajahi galeri dan menemukan kisah-kisah orang Victoria di masa perang hingga menimbulkan empaty dan melahirkan sebuah kesadaran untuk melanjutkan perjuangan para korban perang. 

Di dalam bangunan megah, berdinding dan berlantai marmer ini, terdapat banyak artefak unik. Salah satunya Ray of Light. Selama beberapa menit akan terdapat cahaya yang menyinari spot tersebut, dengan iringan musik, semacam mengheningkan cipta. Museum ini terdiri dari beberapa tingkat. Ketika melalui tangga yang menuju ke atas, pengunjung akan menemukan pemandangan kota Melbourne yang luar biasa. Dan ketika menuju ke ruang bawah tanah, pengunjung bisa melihat semacam diorama perjuangan para pahlawan masyarakat Australia. 

Kami dibantu oleh para relawan yang berada di sekitar museum. Mengarahkan  dan menginformasikan segala sesuatu yang berkaitan dengan museum tersebut. The Shrine of Remembrance memberikan inspirasi bagaimana menjaga dan menumbuhkan semangat patriotisme dan nasionalisme bangsa Australia kepada kita. Kita sadari, eksistensi sebuah bangsa sangat bergantung pada kualitas dan moralitas karakter dari warganya. Maka dalam menghadapi segala macam ancaman, tantangan, gangguan dan hambatan, karakter patriotisme dan nasionalisme menjadi sebuah kebutuhan bagi bangsa ini. 

Dengan mengunjungi The Shrine of Remembrance, peserta diklat Guru ke Luar Negeri mendapatkan inspirasi bagaimana kebesaran bangsa Australia dalam memupuk semangat nasionalisme dan patriotisme warganya demi menjaga eksistensi bangsanya. Setelah berkunjung ke sana, kita para guru memiliki pekerjaan rumah. Dalam konteks pembelajaran, merubah untuk memperbaiki metode pembelajaran yang selama ini hanya di dalam kelas. Menjadi pembelajaran yang menarik dengan memanfaatkan sumber belajar di lingkungan sekitar. Mengingat, peninggalan sejarah dan museum-museum kita tidak kalah hebatnya.   

 

Kontributor: Gatot Malady, Murthofiatis Zahrok, Muhamad Hari

Foto: Gatot Malady, Noli Wibowo

 

Search