Berita

Publikasi Berita PPPPTK PKn dan IPS

Kabar dari Guru Profesional Indonesia di Negeri Kanguru (17)

Hari Terakhir Pelatihan

Australia, Melbourne (22/03/2019)

Ada yang istimewa di hari terakhir pelatihan HOTS for Social Science Teachers di Monash University. Kita kompak untuk tidak sama. Yakni memakai pakaian khas daerah masing-masing. Pakaian berwarna-warni lengkap dengan aksesories dan segala atributnya. Sungguh sangat menawan ditambah dengan senyum sumringah para peserta menggambarkan kebahagiaan hari terakhir ini. 

 

Presentasi hasil pekerjaan sekaligus praktik mengajar adalah kegiatan terakhir pelatihan program HOTS di Monash University.  Pada sesi 1 kegiatan diawali dari PPKn dengan materi Bela Negara. Strategi pembelajaran yang digunakan adalah strategi HOTS 4, yaitu See, Hear, Feel, Wonder. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan diskusi kelompok dimana peserta didik melihat tayangan video tentang penerimaan hadiah para atlet di Indonesia dan gambar tokoh pahlawan Soedirman. Kemudian masing-masing kelompok mengamati, menyoroti dan menganalisis video dan gambar pahlawan tersebut. Selanjutnya peserta didik membuat diorama dikertas tentang jejak pahlawan yang ada di Indonesia dengan cara berdiskusi dan mengkreasikan. Setiap kelompok berkunjung ke kelompok lainnya untuk melihat gambar yang sudah dibuat, presentasi, tanya jawab dan diakhiri dengan menyanyikan lagu maju tak gentar.

 

 

Berikutnya kelompok 2 mata pelajaran Sosiologi, Antropologi dan IPS dengan materi Interaksi Sosial.  Strategi pembelajaran yang digunakan adalah HOTS 9, yaitu Cause, Effect, Implications. Peserta didik memperhatikan gambar, foto dan aktivitas yang berhubungan dengan kegiatan interaksi sosial di masyarakat. Selanjutnya peserta didik melihat tayangan film yang berkaitan dengan kegiatan masyarakat di pasar. Peserta didik melakukan diskusi kelompok untuk mengeksplor materi yang berkaitan dengan interaksi sosial dari internet, majalah dan koran. Peserta didik menyusun materi hasil diskusi ke dalam power point dan mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.


 

Kelompok 3 Ekonomi dan Geografi dengan strategi pembelajaran HOTS 7 Justify Your Points. Peserta didik dibagi ke dalam enam kelompok kemudian melihat tayangan video tentang pasar modal. Peserta didik mengerjakan tugas diskusi kelompok kemudian presentasi. Peserta didik bermain peran (Role Playing) tentang mekanisme pasar modal dimana ada emiten, investor, pialang dan bank kustodian. Peserta didik diharapkan dapat mendesain bagaimana mekanisme transaksi di pasar modal.

Dan penampilan terakhir adalah kelompok Sejarah dengan strategi HOTS 11 Generalization to a Different Context. Kelas dibagi menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi. Peserta didik membaca tentang peran tokoh nasional dan daerah dalam buku teks mengenai perjuangan tokoh nasional dan daerah dalam mempertahankan keutuhan negara dan bangsa Indonesia pada masa 1945–1965. Masing masing kelompok diberikan lembar kerja berupa gambar tokoh nasional dan daerah. Masing-masing kelompok mendiskusikan nilai-nilai kebaikan yang bisa diteladani dari masing-masing tokoh yang di amati. Selanjutnya peserta didik membuat poster yang mencakup nilai-nilai ketedanan dari berbagai tokoh perjuangan yang sudah dikaji. Kelompok menempelkan poster di dinding kelas (gallery working) dan  saling mengunjungi untuk memberikan masukan tentang nilai-nilai keteladanan.

 

 

Setelah sholat Jumat dan istirahat siang, dilanjutkan dengan acara penutupan oleh Wakil Dekan Fakultas Pendidikan Monash University Prof. Lucas Walsh. Sebelumnya kata sambutan untuk penutupan acara dari salah satu peserta pelatihan diwakili oleh Kaharuddin Mansyur sekaligus penerimaan kenang-kenangan dari Monash University. Acara dihadiri juga oleh perwakilan dari  KBRI, Prima Januar Sastrawira sebagai Konsul Pensosbud di Australia yang juga menyampaikan kata sambutan. Pada acara ini dilakukan kegiatan penyerahan vandel dari PPPPTK PKn dan IPS kepada Monash University dan pihak KBRI. Kemudian masing-masing peserta pelatihan program HOTS juga menerima sertifikat pelatihan dan boneka koala dari Monash University secara bergantian. Kegiatan berakhir dengan foto bersama peserta pelatihan, dosen dan panitia dari Monash University.

 

 

Pada malam harinya pada pukul 20.00 semua peserta pelatihan program HOTS telah bersiap untuk menuju bandara. Tepat pukul 01.00 dinihari, peserta pelatihan meninggalkan Australia untuk kembali ke Indonesia setelah tiga minggu lamanya mengikuti short course program HOTS di luar negeri. 

Dan alhamdulillah pada Sabtu, 23 Maret 2019, pukul 15.00 WIB semua peserta sudah memasuki Asrama PPPPTK PKn dan IPS. Bersiap-siap mengikuti kegiatan post Departure. 

-----------------------------------

Kontributor    : Gatot Malady, Fitri Anita, Kiptiyah, Nani Suharyani, Khairunnisa

Dokumentasi  : Noli Wibowo

 

 

 

 

Search