Berita

Publikasi Berita PPPPTK PKn dan IPS

Post-Departure Pelatihan Guru Ke Luar Negeri (02)

Mendikbud: Terapkan Praktik Baik Luar Negeri untuk Kemajuan Pendidikan Indonesia

 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengimbau kepada para guru peserta program Pelatihan Guru ke Luar Negeri untuk menerapkan praktik baik (best practice) yang diperoleh di luar negeri. Imbauan tersebut disampaikan Mendikbud saat menyambut kedatangan para peserta duta dari PPPPTK PKn dan IPS serta PPPPTK BOE dalam kegiatan seminar post-departure di Ruang Teater, PPPPTK PKn dan IPS, Selasa (26/03/2019). 

Mendikbud Muhadjir Effendy menyampaikan arahannya pada para peserta seminar post-departure Pelatihan Guru ke Luar Negeri
Mendikbud Muhadjir Effendy menyampaikan arahannya pada para peserta seminar post-departure Pelatihan Guru ke Luar Negeri

 

“Tidak semua yang dipelajari dapat diterapkan di Indonesia karena banyak faktor dan variabel sangat berbeda, tetapi fokuslah pada apa yang dapat dipakai untuk memperbaiki pendidikan kita” ujar Muhadjir yang dampingi oleh Subandi, Kepala PPPPTK PKn dan IPS, dan Sumadianto Affandi, Kepala Bagian Umum PPPPTK PKn dan IPS.  

Muhajir menegaskan perlunya dibentuk ikatan alumni para peserta dan agar semua hasil didokumentasikan dan dipelajari dengan baik. Alumni dan dokumentasi pengalaman peserta tersebut dapat dimanfaatkan oleh PPPPTK untuk kemajuan pendidikan. 

Muhajir juga menambahkan bahwa kemampuan dan pemahaman guru terhadap standardisasi pendidikan sangat penting. Program guru ke luar negeri ini adalah bagian dari kalibrasi bagi para guru.

"Ibarat peluru, guru harus memiliki daya jangkau, daya tembus, dan kecepatan. Secara validitas harus sesuai, tidak kurang dan tidak lebih dari standar yang harus dimiliki," pungkas Muhadjir.

Seminar ini diawali dengan laporan hasil studi dari masing-masing perwakilan dari empat negara tujuan studi: Australia, China, Jerman, dan Singapura. Secara umum, semua wakil menyampaikan bahwa banyak pengalaman baru baik dari sisi pendidikan maupun budaya yang dapat diimplementasikan dan dikembangkan lebih lanjut di Indonesia. Keempat wakil juga menekankan bahwa kurikulum kita pada dasarnya sudah baik, tinggal sisi implementasi yang harus dikuatkan dengan menghadirkan dunia nyata dalam pendidikan dan pembelajaran di sekolah.

Peserta menyampaikan laporannya di hadapan MendikbudPeserta menyampaikan laporannya di hadapan Mendikbud.

 

Acara ini dihadiri oleh guru utusan PPPPTK PKn dan IPS sebanyak 40 orang dan utusan PPPPTK BOE 36 orang. Para utusan tersebut telah melakukan studi higher order thinking skills (HOTS) di Australia dan Jerman serta studi science, technology, engineering, and mathematics (STEM) di China dan Singapura. Hadir pula para pejabat struktural, widyaiswara, dan staf di lingkungan PPPPTK PKn dan IPS serta PPPPT BOE.

 

Penulis: Akhmadi

Penyunting: Tricahyo Abadi

Foto: Mamik Suryono Kusdi

 

Search