Berita

Publikasi Berita PPPPTK PKn dan IPS

Masa Depan Papua dan Papua Barat berada di Tangan Guru

Jayapura, 25 Juni 2019. Masa depan masyarakat Papua dan Papua Barat berada di tangan bapak ibu guru.

Peran guru sangat utama dan mulia dalam merubah cara berpikir dan bertidak peserta didik. Guru diyakini sebagai agen perubahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena pendidikan adalah investasi peradaban. Demikian (optimisme) yang disampaikan Bapak Drs. Adrian Howay, M.M. ketika membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru mata Pelajaran PPKn dan Sejarah jenjang SMA yang dilaksanakan PPPPTK PKn dan IPS di Jayapura, pada Senin, 24 Juni 2019. 

Peningkatan kompetensi guru tersebut dilaksanakan pada tanggal 24-30 Juni 2019 di Hotel Fave Kota Jayapura, Papua. Hal ini merupakan upaya PPPPTK PKn dan IPS untuk mendukung program pemerintah di bidang pendidikan, guna mewujudkan masyarakat Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat yang damai dan sejahtera. Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden No. 9 tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan Kesajahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.   

Kegiatan peningatan kompetensi kali ini diikuti sebanyak 80 guru PPKn dan Sejarah jenjang SMA dari Provinsi Papua dan Papua Barat. Guru-guru tersebut berasal dari Kabupaten: Asmat, Biak Numfor, Deiya, Jaya Pura, Jayawijaya, Mimika, Nabire, Nduga, Puncak Jaya, Tolikara, Yahukimo, Manokwari, Manokwari Selatan, Raja Ampat, Sorong, Sorong Selatan, dan Tambrauw. 

Didampingi Dwi Kesit Birawasih sebagai ketua panitia, serta Didik Budi Handoko dan Gatot Malady selaku perwakilan fasilitator, Bapak Adrian Howay berpesan kepada bapak ibu guru untuk menggunakan kesempatan diklat ini sebaik-baiknya dengan semangat dan tuntas serta terus belajar di tengah perubahan yang sangat cepat karena masa depan pendidikan Papua dan Papua Barat berada di tangan Bapak dan Ibu guru. Howay, yang sekarang menjabat Kepala LPMP Papua, menambahkan, harapannya agar bapak ibu guru semakin percaya diri dalam mendidik dan mempraktikan ilmunya di dalam kelas, serta mengimbaskan ke teman guru yang lain demi mencerdaskan anak bangsa. 

---------------------

Penulis: Bayu Widyaiswara Suwahyo, Gatot Malady

Foto: Christian Irawanto

Editor: Yayat Budianto

Search