Berita

Publikasi Berita PPPPTK PKn dan IPS

Workshop Pembelajaran Pendidikan Pancasila yang Menyenangkan

Senin, 9 September 2019, Dr. Subandi, M.M membuka secara resmi kegiatan Workshop Pembelajaran Pendidikan Pancasila yang Menyenangkan di PPPPTK PKn dan IPS. Kegiatan ini diikuti 72 orang peserta dari widyaiswara (WI) PPPPTKb PKn dan IPS serta guru PKn SD, SMP, dan SMA dari berbagai kab/kota di Jawa Timur.  Narasumber yang dihadirkan berasal dari WI dan dosen dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta.

 

"Sejak tahun 1998 ada semacam kekosongan. Mempertanyakan . Jangan lagi bicara soal ontologi, epistemologi Pancasila. Itu sudah selesai dibahas para pakar, " ungkap Subandi dalam pembukaan kegiatan tersebut. 

Ia juga menambahkan bahwa anak-anak yang lahir setelah Pancasila lahir. Dulu untuk bekerja, untuk menduduki jabatan penting, harus punya sertifikat penataran Pancasila. Namun hal ini tidak berlaku bagi anak-anak milenial. 

 

Mereka  dituntuk untuk mampu kritis, mampu berkolaborasi, dan keterampilan lain yang dituntut pada era revolusi industri 4.0.  Karena itu, dibutuhkan strategi dan inovasi baru agar mereka yakin dan mau dengan sungguh-sungguh mengamalkan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Demikian ungkap Subandi yang mengakhiri sambutan pembukaannya dengan mengajak para pesetta menyerukan salam PPPPTK PKn dan IPS.

 

"Salam lima sila, Pancasila.

Pancasila, jaya selamanya.

NKRI, harga mati."

 

Retno Kinteki, salah satu narasumber yang juga widyaiswara  PPPPTK PKn dan IPS berharap agar para peserta terutama para guru sebagai agen pembelajaran meningkatkan perannya secara optimal.

"Terutama dalam hal wawasan kebangsaan dan inovasi pembelajaran Pancasila dan wawasan kebangsaan," ungkapnya.

 

Penulis : Istiqomah Almaky

Search