Berita

Publikasi Berita PPPPTK PKn dan IPS

KASEK WAJIB BERSERTIFIKASI

Nusa Tenggara Barat, Mataram, 19 September 2019

Universitas Hamzanwadi menjadi Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) Penguatan 588 Kepala Sekolah untuk wilayah Lombok Timur di Provinsi Nusa Tenggara Barat, bersama dengan Universitas Negeri Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram, Universitas Nahdlatul Ulama Mataram dari Perwalian Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) PKn dan IPS, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Universitas Hamzanwadi telah mengawali pelaksanaan Diklat Penguatan Kepala Sekolah se-kabupaten Lombok Timur yang rencananya akan dilaksanakan dalam tiga tahap. Pada Tahap pertama kemarin telah dilakukan Pembukaan oleh Kepala Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) PKn da IPS, Dr. H. Subandi. MM, yang didampingi oleh Wakil Rektor Universitas Hamzanwadi sekaligus  sebagai Ketua Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) Universitas Hamzanwadi, DR. H. Khirjan Nahdi.

Sebanyak 200 Orang Kepala Sekolah pada Jenjang TK/PAUD, SD, SMP kemarin telah memulai mengikuti Diklat Penguatan Kepala Sekolah yang dilaksanakan di Hotel Grand Legi Mataram 18-25 September 2019. Dua Pekan berikutnya akan dilaksanakan lagi angkatan ke dua sebanyak 200 orang dan angkatan ke-tiga 188 orang Kepala Sekolah Se-Lombok Timur.

Subandi selaku Kepala P4TK PKn dan IPS menegaskan setelah acara pembukaan bahwa sekolah sebagai wadah pencetak generasi muda memiliki kemampuan untuk menghasilkan  lulusan sumberdaya manusia yang mampu bersaing, berpikir kritis, kreatif dan inovatif serta trampil dalam berbagai kompetensi. Murid yang hebat pasti diajarkan oleh Guru yang Hebat, dan Guru Hebat pasti memiliki Kepala Sekolah yang Hebat, Akhirnya Sekolah akan menjadi Hebat dan kita semua menjadi Sumberdaya Manusia Indonesia yang Hebat semua, ujarnya. Masih menurut Subandi, " Syukur Alhamdulillah program yang sudah kami rancang bersama selama kurang lebih lima bulan dirasa sudah berjalan dengan lancar dan maksimal. "Semoga juga hasilnya maksimal" Harap Subandi. 

Subandi juga meminta untuk Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) Penguatan Kepala Sekolah di Provinsi Mataram yang telah ditunjuk untuk segera melaksanakan kegiatan dan senantiasa melakukan prinsip koordinasi, dan komunikasi baik dengan kami maupun dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ditargetkan seluruh Kepala Sekolah di Provinsi Nusa Tenggara Barat Tuntas telah mengikuti Kegiatan Penguatan Kepala Sekolah di tahun 2019. Tugas Kepala Sekolah menurut Subandi tidak hanya menjadi Guru saja. Karena itu, Ia menargetkan Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS) bisa dituntaskan di Tahun ini juga.

Menurut Khirjan, Diklat ini merupakan bagian dari Proses pemenuhan kualifikasi dan kompetensi Kepala Sekolah sebagaimana yang dipersyaratkan pada Permendikbud Nomor. 6 Tahun 2018, Pasal 21 "Kepala Sekolah yang telah diangkat sebelum di undangkan-nya Permendikbud wajib mengikuti kegiatan Diklat Penguatan Kepala Sekolah untuk memperoleh Sertifikat Tanda Tamat Diklat Penguatan Kepala Sekolah" ujarnya.

 

Search