RBI

Reformasi Birokrasi Internal

Previous Next

Tim Reformasi Birokrasi Internal Lakukan Studi Banding ke PPPPTK BOE

Sebagai tindak lanjut kegiatan Sosialisasi Hasil Rakor Pelaksanaan RBI Rabu yang telah dilakukan sehari sebelumnya, Tim RBI P4TK PKn dan IPS melakukan studi banding ke PPPPTK BOE, Rabu sampai dengan Kamis (28 - 29 Maret). Studi banding ini dilaksanakan untuk meningkatkan mutu dan memperbaiki sistem layanan PPPPTK PKn dan IPS dalam rangka menuju zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Kegiatan ini diikuti pula oleh tim RBI P4TK Pertanian dan P4TK Bahasa.

 

Sugiharto: Makhluk apa itu RBI?
Sugiharto: Makhluk apa itu RBI?

 

Sebagai narasumber, P4TK BOE menunjuk langsung tim kerja RBI WBK WBBM dengan perannya masing-masing, yaitu:

  1. Sugiarto, S.Pd., M.M., Kabag Umum, menyampaikan secara global RBI lembaga
  2. Dr. Kasiman, Kabid Program dan Informasi sekaligus Ketua Tim Pelaksana, menyampaikan core business lembaga
  3. Faha Zainal, S.S., M.Acc., menyampaikan pengorganisasian dan inventarisasi Prosedur Operasional Standar (POS) lembaga
  4. Hendri Murti Susanto, S.Kom., M.T., widyaiswara menyampaikan pemanfaatan SIM Diklat untuk semua kegiatan lembaga
  5. Dr. Umar, menyampaikan proses penilaian mandiri terhadap RBI lembaga

 

Sebagaimana telah dinilai Itjen Kemendikbud tahun 2017, P4TK BOE telah berhasil mencapai standar 81% ZI WBK, tertinggi dari 19 satker UPT Kemendikbud yang telah dinilai. Menurut Sugiarto, RBI bukanlah pekerjaan baru. RBI menurutnya juga bukan pekerjaan semalam jadi. Bagi P4TK BOE, RBI adalah kerja keras seiring tumbuh kembangnya lembaga.

 

"Apa yang sudah dibangun BOE untuk melaksanakan tusinya selama ini, itulah yang membuat kami mencapai ZI WBK. Sesuai Permen 52, kami jauh-jauh telah membangun alur business process yang jelas dan dipatuhi oleh seluruh elemen lembaga," jelas Pak Gik, panggilan akrab Kabag Umum PPPPTK BOE tersebut.

 

Pak Faha menyampaikan bagaimana pengorganisasian dan inventarisasi POS lembaga.
Pak Faha menyampaikan bagaimana pengorganisasian dan inventarisasi POS lembaga.

 

Program RBI, menurut Sugiarto, memperkuat apa yang sudah dilaksanakan. Setidaknya ada lima dukungan penguatan yang menonjol di P4TK BOE, yaitu:

  1. Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015
  2. Penyusunan manajemen risiko untuk mengidentifikasi risiko melekat dan risiko sisa dalam penyusunan perencanaan kegiatan lembaga
  3. Pemanfaatan SIM diklat untuk mendukung seluruh pelaksanaan kegiatan lembaga, mulai perencanaan hingga evaluasi
  4. Komitmen seluruh elemen mematuhi standar pelayanan yang telah disepakati dan ditetapkan untuk meraih pelayanan prima

 

Konsistensi manajemen mendorong perubahan yang diinginkan, baik melalui sosialisasi, rapat rutin, maupun pemberian langsung motivasi kepada bawahan.

Search